Bea Cukai Sumatera Utara Gagalkan Penyelundupan Paket Narkotika Asal Cina

Sinergi Bea Cukai Kanwil Sumatera Utara, Bea Cukai Kualanamu serta Direktorat Reserse Narkoba POLDA Sumatera Utara berhasil menggagalkan pengiriman Narkotika Golongan I jenis Tetrahydrocannabinol (THC) yang berasal dari Cina pada Senin (9/11). Narkotika tersebut berbentuk cairan yang dikemas dalam 3 botol berukuran 10 ml.

“Kantor Bea Cukai Kualanamu bekerjasama dengan Ditres. Narkoba POLDA Sumatera Utara berhasil menggagalkan pengiriman barang narkotika golongan I berupa jenis Tetrahydrocannabinol (THC) cair sebanyak 3 botol berukuran 10 ml melalui barang kiriman pos dan mengamankan satu orang terduga pelaku di Kota Medan,” ungkap Elfi Haris Kepala Kantor Bea Cukai Kualanamu dalam jumpa pers di Aula Kantor Bea Cukai Kualanamu pada Jumat (13/11). Jumpa pers tersebut turut dihadiri oleh Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai Kanwil Sumut Sodikin, Wakil Ditres. Narkoba POLDA Sumut AKBP Agus Darojat dan perwakilan dari BNNP Sumut.

Penindakan tersebut berawal dari kecurigaan petugas pada paket kiriman yang berasal dari Cina dengan penerima WNI di Kota Medan. Berdasarkan kecurigaan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan mendalam dan mendapati 3 botol masing-masing berisi 10 ml cairan yang pada kemasan tertera Hemp Oil yang dicurigai merupakan THC.  “Untuk membuktikannya, Bea Cukai Kualanamu melakukan pengujian dibantu oleh Balai Laboratorium Bea dan Cukai (BLBC) Kelas II Medan yang kemudian hasilnya menyatakan bahwa barang tersebut mengandung senyawa kimia Tetrahydricannabinol (THC),” ujar Elfi Haris. Menindaklanjuti hasil tersebut, tim Bea Cukai Kualanamu dan tim P2 Bea Cukai Kanwil Sumut serta tim Ditres. Narkoba Polda Sumut melakukan penindakan kepada penerima barang berinisal JE (39 tahun) di Jalan H.M. Yakub Medan. Hasil penindakan berupa barang bukti dan berkas telah diserahterimakan dari Bea Cukai Kualanamu kepada Ditres. Narkoba POLDA Sumut.

Kabid P2 Bea Cukai Kanwil Sumut Sodikin mengapresiasi POLDA Sumut dan BNNP Sumut atas prestasi dan kolaborasi bersama Bea Cukai. “Meskipun barang bukti ini barangkali tidak seberapa, tapi secara akumulatif dalam setahun seluruh prestasi Bea Cukai yang sudah berkolaborasi baik dengan Polda Sumatera Utara, BNN Provinsi, BNN Nasional maupun dengan Direktorat IV Reserse Bareskrim tahun ini total ada 82 Kg yang kolaborasi dengan Bea Cukai di wilayah Sumatera Utara,” ujar Sodikin.


Bea Cukai terus menjaga komitmen dan kewaspadaan yang tinggi untuk terus menerus menjaga NKRI dan bangsa Indonesia dari bahaya penyalahgunaan narkoba dengan bersinergi bersama Aparat Penegak Hukum (APH) lain seperti kepolisian dan BNN. Masyaraka diminta untuk tidak menyalahgunakan Narkotika, Psikotropika dan Prekursor (NPP) serta dapat menginformasikan kepada APH apabila mempunyai informasi terkait penyalahgunaan NPP di masyarakat.

Rapat Dialog Kinerja Organisasi (DKO) bulan November

Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara melaksanakan Rapat Dialog Kinerja Organisasi (DKO) periode bulan Oktober pada Kamis, 12 November 2020 melalui virtual meeting. Rapat DKO ini diikuti oleh para Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC), Kepala Balai Laboratorium Bea Cukai (BLBC), Pejabat Eselon III dan Pejabat Eselon IV di Lingkungan Kanwil DJBC Sumatera Utara.

Rapat DKO kali ini membahas realisasi capaian kinerja sampai dengan bulan Oktober 2020. Selain itu, rapat tersebut juga membahas tindak lanjut dari rencana aksi yang telah dilakukan di bulan Oktober dan membuat rencana aksi untuk memenuhi capaian kinerja di bulan berikutnya.

Dalam sambutannya, Oza olavia mengingatkan kepada seluruh unit untuk segera menyelesaikan kontrak kinerja tahun 2020 mengingat waktu penyelesaiannya yang tersisa kurang dari dua bulan lagi. Kemudian, Oza Olavia juga mengingatkan kepada seluruh pejabat dan pegawai untuk memperhtikan pengisian my task di aplikasi NADINE karena akan sangat disayangkan apabila pekerjaan yang telah dilakukan tidak terdokumentasikan di NADINE.

Oza Olavia juga meminta kepada seluruh satuan kerja untuk melakukan berbagai upaya agar dapat merangsang kegiatan ekspor di wilayah pengawasan masing-masing.

Field Evaluation oleh Kemenpan-RB dalam rangka Penilaian Nasional ZI-WBK/WBBM

Rabu, 11 November 2020, telah dilaksanakan penilaian unit kerja dalam rangka memperoleh predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) atau Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) untuk Kanwil DJBC Sumatera Utara oleh Tim Kemenpan RB. Penilaian lapangan tersebut dilakukan secara daring dan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Dalam penilaian tersebut, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Utara, Oza Olavia, yang didampingi oleh Tim Pembangunan Zona Integritas, memaparkan upaya yang telah dilakukan dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik seiring dengan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) diantaranya evaluasi atas SOP yang berkelanjutan, peningkatan kualitas sarana dan prasarana pelayanan publik, peningkatan kompetensi dan integritas pegawai serta inovasi yang dilakukan oleh Kanwil Bea dan Cukai Sumut seperti aplikasi FASTTRACK.

Aplikasi FASTTRACK adalah sebuah aplikasi tracking perijinan online yang diciptakan untuk memberikan kemudahan dan kecepatan bagi pengguna jasa yang memerlukan informasi yang cepat, transparan dan akurat mengenai status layanan terkait pengajuan permohonan yang diajukan.

Kanwil Bea dan Cukai Sumut terus berupaya melakukan yang terbaik dalam melakukan pelayanan dan pengawasan sesuai dengan motto “Tulus Melayani dan Bersih Mengawasi”.

Bea Cukai Lepas Ekspor Sarang Burung Walet dan Olahan Singkong

Kepala Kanwil Bea Cukai Sumatera Utara, Oza Olavia ikut melepas ekspor komoditi sarang burung walet senilai Rp24,29 miliar dan produk olahan singkong senilai Rp1 miliar. Ekspor tersebut dilepas oleh Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga, bersama Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, di Komplek MMTC, Jalan Willem Iskandar, Deli Serdang, pada Sabtu, 7 November 2020.Total barang yang diekspor sebesar 21 ton yang terdiri dari satu ton sarang burung walet milik PT Ori Ginalnest Indonesia dan 20 ton produk olahan singkong milik PT Alpha Gemilang Sejahtera (AGS).

Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga mengungkapkan, PT Ori Ginalnest Indonesia mengirim sarang burung walet tersebut ke China, Eropa, Amerika Serikat, Australia, Taiwan dan Singapura. Menurutnya, produk sarang burung walet akan sangat lebih baik apabila siap saji sehingga bisa cepat dikonsumsi. “Ke depannya bagaimana ini bisa menjadi produk yang siap konsumsi, akan menambah nilai tambah yang luar biasa,” ujar Jerry.

Data Kementerian Pedagangan Januari-Oktober 2020 mencatat, nilai ekspor sarang burung walet PT Ori Ginalnest Indonesia naik 10 persen menjadi 39,5 juta dollar AS dari periode yang sama pada tahun 2019 sebesar 35,4 juta dollar AS. Pemilik PT Ori Ginalnest Indonesia, Rusiana mengungkapkan total ekspor sarang burung waletnya naik 15 sampai 20 persen.
Sementara itu nilai ekspor produk olahan singkong atau ubi yang diekspor oleh PT AGS tercatat naik 21 persen pada periode Januari-Oktober 2020 atau sebesar 235.000 dollar AS, dari periode yang sama tahun lalu sebesar 186.000 dollar AS.

Bea Cukai siap memberikan asistensi dalam hal fasilitasi perdagangan di bidang kepabeanan agar dapat menstimulasi pertumbuhan ekspor yang akan berdampak positif bagi perekonomian Indonesia.

Patroli Gabungan DJBC, BNN dan POLAIRUD

Selasa, 10 November 2020 telah dilaksanakan Pembukaan Operasi Purnama (Gempur Narkoba secara Bersama) oleh Kepala BNN Komjen Pol. Heru Winarko dan diikuti secara virtual oleh personil dari masing-masing kapal patroli.

Untuk sektor perairan Sumatera Utara, Bea Cukai Kanwil Sumut bersama Bea Cukai Kanwil Khusus Kepulauan Riau bersinergi dengan Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Sumatera Utara dan BNN.

Diharapkan dengan adanya sinergi yang baik antar aparat penegak hukum akan memberikan hasil yang maksimal sehingga dapat melindungi masyarakat Indonesia dari peredaran barang ilegal.

Page 2 of 31
1 2 3 4 31