Lagi, PT Mujur Timber Perusahaan Penerima Fasilitas Kawasan Berikat Lakukan Ekspor Dengan Nilai Devisa Mencapai 49,6 Miliyar.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera utara, Parjiya, bersama dengan Kepala Kantor Pegawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) C Sibolga, Ahmad Luthfi, menghadiri pelepasan ekspor secara simbolis yang berlangsung di Pelabuhan Tuks Kawasan Berikat PT Mujur Timber, Jumat (12/11). Sejak ditetapkan sebagai perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat pada tahun 2019, PT. Mujur Timber, perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan kayu lapis (Plywood) ini terus menunjukkan perkembangan yang positif. Dengan memanfaatkan fasilitas Kawasan Berikat, PT Mujur Timber kembali merealisasikan ekspornya dengan jumlah 1.972 crate Plywood dengan volume ekspor mencapai 5,274.6321 m3. Nilai devisa ekspor yang diperoleh dalam ekspor kali ini sebesar ±3,4 juta USD atau setara dengan Rp. 49.691.546.476,00.

Dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang berlaku, Direktur PT Mujur Timber, Yansen Ali, memandu jalannya pelapasan ekspor ini. Pelepasan secara simbolis ditandai dengan pemecahan kendi disertai dengan penarikan kapal tongkang oleh tug boat serta pelepasan balon. Komoditi ekspor berupa kayu lapis (plywood) ini nantinya akan diangkut menggunakan kapal MV. Tunsin V. 21001 menuju Tilbury, U.K. dengan terlebih dahulu singgah di Penang, Malaysia.

“Diharapkan ke depan, semakin banyak perusahaan-perusahaan yang berani mengembangkan produksinya dan memanfaatkan peluang yang diberikan pemerintah melalui berbagai kemudahan baik secara fiskal maupun regulasinya, salah satunya itu seperti fasilitas kawasan berikat ini, sehingga produk dalam negeri dapat bersaing secara global,” ujar Parjiya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *