Kakanwil BC Sumut Secara Simbolis Hibahkan 16.000 Masker Hasil Tegahan

Kepala Kantor Bea Cukai Kanwil Sumatera Utara, Oza Olavia secara simbolis menyerahkan 16.000 surgical masker kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Sumatera Utara pada Selasa, 09 Juni 2020. Penyerahan tersebut dilakukan di Sekertariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Sumut dan diterima langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi.

Dalam penyerahan tersebut, Oza Olavia mengatakan bahwa masker yang dihibahkan merupakan hasil tegahan Bea Cukai Kualanamu. Kepala Kantor Bea Cukai Kualanamu, Elfi Haris kemudian membenarkan pernyataan tersebut. “Masker yang dihibahkan ini merupakan bagian dari barang hasil tegahan Bea Cukai Kualanamu yang tidak diurus oleh pemiliknya maupun tidak dapat memenuhi ketentuan perizinan impor sebelum Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 34 tahun 2020 berlaku,” ujar Elfi Haris selaku Kepala Kantor Bea Cukai Kualanamu.

PMK nomor 34 tahun 2020 tersebut mengatur tentang pemberian fasilitas kepabeanan dan/atau cukai serta perpajakan atas impor barang untuk keperluan penanganan pandemi COVID-19. Melalui PMK ini Kementerian Keuangan memberi kemudahan dalam kegiatan impor yaitu dengan memberi kesempatan kepada smeua pihak (pemerintah pusat, pemerintah daerah, orang perseorangan, badan hukum, dan non badan hukum) mendapatkan barang impor untuk penanggulangan wabah COVID-19.

Dalam PMK tersebut diatur 73 jenis barang yang diberikan fasilitas kepabeanan. Fasilitas yang diberikan yaitu pembebasan bea masuk dan/atau cukai, tidak dioungut PPN atau PPN dan PPNBM, dan pembebasan dari pemungutan PPh pasal 22 terhadap impor barang untuk keperluan penanganan pandemi COVID-19 baik untuk komersial maupun non komersial.

Oza Olavia mengatakan pengajuan fasilitas ini dapat dilakukan secara elektronik melalui portal INSW maupun diajukan secara tertulis kepada Kepala Kantor Bea Cukai tempat pemasukan barang. Fasilitas ini berlaku sampai dengan berakhirnya masa pandemi COVID-19 yang ditetapkan oleh BNPB. Diharapkan dengan adanya aturan ini semakin memudahkan pihak terkait untuk melakukan impor barang untuk keperluan penanganan COVID-19.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *