Customs Visits PT Musim Mas KIM II

Menjalankan fungsinya sebagai Trade Facilitator dan Industrial Assistance, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Utara mengadakan Customs Visits Customer (CVC) ke PT Musim Mas KIM II, Jumat (19/03). Dengan tetap menjalankan protokol Kesehatan, acara CVC ini dihadiri langsung oleh Plt. Kepala Kanwil DJBC Sumut, Ambang Priyonggo; Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) Belawan, Tri Utomo; Kepala KPPBC TMP B Medan, Dadan Farid; beserta rombongan yang dilaksanakan di PT Musim Mas KIM II, Kawasan Industri Medan Tahap II, Jl. Oleo Desa Saentis, Kec. Percut Sei Tuan, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara.

CVC merupakan salah satu wujud kepedulian Bea Cukai terhadap perkembangan industri dalam negeri yang sedang berusaha tetap bertahan di masa pandemi ini. Dengan mengenal lebih jauh tentang core business perusahaan serta kendala-kendala yang dihadapi oleh perusahaan, BC Sumut ingin agar PT Musim Mas KIM II dapat terus tumbuh. Sebagai Trade Facilitator dan Industrial Assistance Kanwil BC Sumut berusaha untuk mencarikan solusi terbaik dengan memberikan berbagai fasilitas fiskal yang ada.

Acara CVC ini diawali dengan sambutan Plt. Kakanwil DJBC Sumut, Ambang Priyonggo, dan sambutan Direktur PT Musim Mas KIM II, Lenny; lalu dilanjutkan dengan pemaparan proses bisnis perusahaan. PT Musim Mas KIM II juga mengajak rombongan untuk melihat langsung (Plant tour) bagaimana produk turunan dari minyak kelapa sawit diproduksi. PT Musim Mas KIM II merupakan salah satu Perusahaan Penerima Fasilitas Kawasan Berikat di Sumatera Utara yang bergerak di bidang pengolahan produk turunan dari kelapa sawit.

BC Sumut berharap tidak hanya PT Musim Mas KIM II, tapi seluruh stake holder dapat lebih mengenal Bea Cukai sehingga dapat terjalin hubungan yang konstruktif. Dalam sambutannya, Plt. Kakanwil DJBC Sumut, Ambang Priyongao, mengajak PT Musim Mas KIM II untuk dapat memanfaatkan fasilitas-fasilitas kepabeanan lain yang disediakan pemerintah. “Saya ingin PT Musim Mas KIM II dapat bersaing dengan Multinational Company lain, manfaatkan fasilitas-fasilitas yang disediakan negara, dan yang terpenting tetap jalin trust serta komunikasi yang baik dengan bea cukai,” ujar Ambang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *