Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Bea Cukai Sumatera Utara Terbitkan Izin Pusat Logistik Berikat Kepada PT INL

Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara menerbitkan izin fasilitas Pusat Logistik Berikat (PLB) kepada PT Industri Nabati Lestari (PT INL) setelah melakukan pemaparan proses bisnis di Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara pada hari Rabu, 13 Februari 2019.

Pemaparan proses bisnis ini dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara, Kepala KPPBC TMP Belawan dan Kepala KPPBC TMP C Pematangsiantar. Penerbitan izin diberikan setelah menndengarkan pemaparan proses bisnis yang dilakukan oleh jajaran direksi PT Industri Nabati Lestari. Setelah pemaparan proses bisnis selesai, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara Pejabat Bea Cukai dan jajaran direksi PT INL. Hasil dari pemaparan proses bisnis tersebut kemudian dijadikan bahan diskusi untuk menentukan perngajuan izin fasilitas PLB disetujui atau ditolak.

Dari hasil diskusi yang dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara beserta jajarannya, telah diputuskan bahwa PT INL dinyatakan layak untuk menerima izin fasilitas PLB dengan beberapa catatan yang harus dilengkapi oleh PT INL. “Saya berharap, fasilitas PLB yang kami berikan dapat membantu kegiatan operasional PT INL dan PT INL akan semakin maju.” ujar Oza Olavia, Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara usai menandatangani surat keputusan.

Direktur Utama PT. INL, Suwondo menyampaikan terima kasih kepada para Pejabat Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara atas pelayanan yang diberikan selama proses pengajuan izin fasilitas PLB. “Terima kasih kepada Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara, semoga fasilitas PLB ini dapat menjadi berkah bagi perusahaan kami sehingga kami dapat terus berkontribusi untuk memajukan perekonomian nasional.” ungkap Suwondo.

PT INL adalah salah satu perusahaan industry Refinary Palm Oil yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangke Kab. Simalungun Sumatera Utara. Perusahaan ini bergerak di bidang industri pemisahan/fraksinasi dan pemurnian minyak mentah kelapa sawit dan minyak mentah inti sawit. Mayoritas produk dari PT INL diekspor ke Malaysia, Hongkong, China, India, dan Russia.

Workshop Identifikasi Pita Cukai Desain Tahun 2019

Dengan mengambil lokasi di Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara, Kantor Pusat DJBC melalui Direktorat Teknis Fasilitas dan Cukai bekerjasama dengan Konsorsium Peruri mengadakan Workshop Identifikasi Pita Cukai Desain Tahun 2019 kepada pegawai di Lingkungan Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara dan Lingkungan Kantor Wilayah DJBC Aceh di Aula Rekreasi Gedung Keuangan Negara Medan, Selasa 12 Februari 2019.

Acara workshop dihadiri oleh perwakilan pegawai dari masing-masing satker yang dari kedua kantor wilayah. Kegiatan Workshop diawali dengan sambutan dari Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara, Oza Olavia dan Kepala Seksi Pelunasan Cukai I, Machbub Dumron. Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara, Oza Olavia, dalam sambutannya memberi pesan kepada para peserta untuk benar-benar menyimak dan memahami materi yang disampaikan oleh para pemateri dan menyampaikannya kepada para pegawai di kantor masing-masing.

Kepala Seksi Pelunasan Cukai I, Machbub Dumron menyampaikan sambutan dari Direktur Teknis dan Fasilitas Cukai tentang apresiasi dari jajaran Kementerian Keuangan atas realisasi penerimaan cukai tahun 2018 yang tumbuh 4%  dari tahun sebelumnya dengan pencapaian sebesar Rp 159,3 triliun atau sebesar 102,66% dari target yang ditetapkan pada APBN-P 2018 sebesar Rp 155,40 triliun. Selain itu, apresiasi juga diberikan atas kinerja pengawasan dan penindakan di bidang cukai yang telah berhasil menekan angka peredaran rokok illegal hingga 7,04%.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan tata cara identifikasi pita cukai tahun desain tahun 2019. Untuk mengidentifikasikan pita cukai desain tahun 2019 dapat dilakukan dengan melihat secara kasat mata, menggunakan kaca pembesar, scanning menggunakan holoreader, dan menggunakan sinar UV.

Cukai merupakan pungutan Negara yang dikenakan terhadap barang-barang tertentu yang konsumsinya perlu dikendalikan, peredarannya perlu diawasi, pemakaiannya dapat menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat atau pemakaiaannya perlu pembebanan pungutan Negara.  Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memiliki strategi untuk melakukan pengawasan terhadap barang kena cukai. Pita cukai merupakan tanda bukti bahwa barang kena cukai yang dijual sudah dilunasi cukainya sehingga bisa beredar secara legal.

Sejumlah 110 PNS Dilantik Di Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara

Senin, 11 Februari 2019 merupakan hari bersejarah bagi 110 putra-putri terbaik negeri yang secara resmi dilantik dan diambil sumpah untuk menjadi PNS di Lingkungan Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara. 23 orang diantaranya merupakan PNS yang bekerja di Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara. Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara, Oza Olavia, mengambil langsung sumpah jabatan PNS dan memberikan arahan kepada para PNS tersebut.

“Hari ini Anda dilantik menjadi PNS, maka secara otomatis Anda akan mendapatkan 100% hak Anda sebagai PNS, dan secara otomatis juga tugas dan kewajiban sebagai PNS akan Anda tanggung secara utuh. Sekarang, predikat PNS telah melekat kepada diri Anda, maka anda akan membawa nama instansi tempat anda bekerja. Saya berharap, anda dapat menjaga sikap Anda dan nama baik instansi anda, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.” ungkap Oza Olavia.

Pegawai Negeri Sipil yang baru saja dilantik diharapkan dapat memberikan inovasi untuk Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, khususnya di wilayah Sumatera Utara agar institusi Bea Cukai menjadi semakin baik.

MABIT SINERGI, Upaya Meningkatkan Iman dan Taqwa Bea Cukai Sumut

Kanwil DJBC Sumatera Utara mengadakan kegiatan MABIT (Malam Bina Iman & Taqwa) bertemakan SINERGI (Jalin Silaturahmi Membangun Negeri) di masjid Al Amanah Gedung Keuangan Negeri Medan pada Senin, 4 Februari 2019.

Acara MABIT ini juga turut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah DJBC SUmatera Utara, Oza Olavia dan pegawai Kementerian Keuangan yang ada di lingkungan Gedung Keuangan Negara Medan. Acara diawali dengan buka puasa bersama dan dilanjutkan dengan shalat fardhu berjamaah.

Ketua Paniti Mabit, Toupik Kurohman, dalam sambutannya mengatakan, acara ini merupakan bagian dari program BINTAL yang ada di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Program BINTAL menjadi salah satu dari serangkaian program-program reformasi yang ada di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. “BINTAL merupakan salah satu upaya dari institusi ini untuk memberikan penguatan terhadap pegawai terkait nilai-nilai organisasi yang kita semua pahami bersama.”

Kepala Kanwil DJBC Sumatera Utara dalam sambutannya, mengungkapkan, bahwa kegiatan mabit ini adalah salah satu bentuk kegiatan BINTAL (Pembinaan Mental) yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari kegiatan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. “Kegiatan ini beranjak dari keinginan Kementerian Keuangan untuk meningkatkan integritas para pegawai, mengingat Kemenkeu sedang melakukan reformasi birokrasi sehingga dibutuhkan adanya peningkatan integritas pegawai.”

Kedepannya, kegiatan ini akan menjadi agenda rutin Kanwil DJBC Sumatera Utara dan
diharapkan dapat meningkatkan silahturahmi antar instansi dan meningkatkan integritas para pegawai Kementerian Keuangan di Wilayah Sumatera Utara.

Bea Cukai Sumut Terbitkan Izin Kawasan Berikat Kepada Eksportir Hand Former Terbesar di Dunia

Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara menerbitkan izin fasilitas Kawasan Berikat kepada PT Mark Dynamics Indonesia (MDI) Tbk pada pada hari Kamis, 31 Januari 2019 di Gedung Keuangan Negara Medan.

Dalam mengajukan perijinan fasilitas Kawasan Berikat, PT Mark Dynamics Indonesia (MDI) Tbk telah melalui beberapa tahapan yang harus dilakukan. Tahapan pengajuan izin antara lain melakukan registrasi di INSW, validasi data, pemeriksaan lokasi dan pemeriksaan dokumen oleh KPPBC TMP B Medan dan terakhir melakukan pemaparan proses bisnis di Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara. Setelah pemaparan proses bisnis dilaksanakan, Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara beserta jajarannya melakukan diskusi internal sebelum menerbitkan surat keputusan izin Kawasan Berikat. Pada kesempatan kali ini, izin Kawasan Berikat diterbitkan 40 menit setelah pemaparan selesai.

Dalam acara tersebut, Presiden Direktur PT MDI, Ridwan Goh mengatakan bahwa dengan menggunakan fasilitas Kawasan Berikat ini, perusahaan dapat menurunkan biaya impor yang cukup besar dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja hingga 150 orang pada tahun pertama. “Fasilitas Kawasan Berikat akan sangat bermanfaat bagi pabrik baru kami karena dapat meningkatkan kapasitas produksi. Untuk tahun 2019 diperkirakan akan terdapat peningkatan produksi di pabrik baru sebesar 80.000 unit per bulan dan meningkatkan penambahan penjualan sebesar 960.000 unit per tahun.” Tambah Budi Muharsyah, Direktur Keuangan PT MDI.

“Dengan terbitnya izin fasilitas Kawasan Berikat ini, saya harap dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi untuk PT MDI. Kami juga sangat mengharapkan masukan-masukan dari para pengguna jasa agar kami dapat meningkatkan terus pelayanan kami.” ujar Oza Olavia, Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara.

PT Mark Dynamics Indonesia Tbk merupakan perusahaan yang memproduksi hand former berbahan dasar keramik sebagai cetakan berbagai jenis sarung tangan karet & nitrile.  Pada tahun 2017 perusahaan yang lokasi pabrik utamanya di Tanjung Morawa ini memiliki kapasitas produksi PT MDI sebesar 5.040.000 dan merupakan eksportir terbesar di dunia untuk barang sejenis. 95% produk PT MDI diekspor ke Malaysia, Thailand dan Vietnam. Sedangkan 5% persennya di jual di Indonesia. Fasilitas Kawasan Berikat ini merupakan yang kedua yang didapatkan oleh PT MDI mengingat PT MDI sedang membangun pabrik baru. Sebelumnya PT MDI sudah mendapatkan fasilitas Kawasan Berikat untuk pabrik utamanya.

Page 2 of 7
1 2 3 4 7