Bea Cukai Sumut Gagalkan Penyelundupan 400.000 Batang Rokok Ilegal

Tim Bea Cukai (BC) Kanwil Sumatera Utara kembali menggagalkan penyelundupan 400.000 batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai. Penindakan itu dilakukan di Jl. Medan – Banda Aceh, Kampung Tandam Hulu Satu, Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang pada Jumat, 12 Juni 2020.

Dalam penjelasannya, Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan (P2) BC Kanwil Sumut, Sodikin mengatakan bahwa penangkapan bermula dari adanya informasi dari masyarakat tentang adanya pengiriman rokok dalam dua mobil pickup yaitu Mitsubishi L300 dan Daihatsu Grand Max di daerah Jalan Lintas Medan – Banda Aceh. Atas informasi tersebut, Tim P2 BC Kanwil Sumut mengawasi pergerakan mobil dengan ciri-ciri yang diduga membawa muatan rokok.

Tim P2 kemudian melakukan penyergapan terhadap kedua mobil tersebut yang sedang melakukan bongkar muat puluhan karton yang diduga rokok ilegal di SPBU Tandam Hulu, Jl. Medan – Banda Aceh, Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Dari hasil penyergapan, tim menapati 40 karton yang berisi 400.000 batang rokok merk Luffman tanpa dilekati pita cukai. Nilai rokok tersebut diperkirakan mencapai Rp 400.000.000 dengan potensi kerugian negara sebesar Rp. 316.000.000. Mobil, beserta para pelaku yang berjumlah tiga orang dengan inisial P, RH, dan S kemudian dibawa ke Kantor Bea Cukai Kanwil Sumut untuk diperiksa lebih lanjut.

Ketiga tersangka diduga melanggar Pasal 54 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai, dan terancam pidana paling lama 5 (lima) tahun dan/atau pidana denda paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.

Tingkatkan Kinerja, BC Kanwil Sumut Adakan Rapat DKO

Bea Cukai Kanwil Sumut mengadakan rapat Dialog Kinerja Organisasi (DKO) melalui aplikasi Zoom pada Kamis (11/6). Rapat tersebut diikuti oleh pejabat eselon III dan IV serta Kepala Kantor Bea Cukai di Lingkungan Bea Cukai Kanwil Sumut.  

Rapat yang dipimpin oleh Oza Olavia selaku Kepala Kantor Bea Cukai Kanwil Sumut ini membahas tindak lanjut rencana aksi yang telah ditentukan pada rapat DKO bulan sebelumnya. Selanjutnya, pada rapat tersebut membahas progress pembangunan Zona Integritas dan hot issue yang ada di setiap satuan kerja.

Dalam rapat tersebut, Oza Olavia menyampaikan agar para pejabat dan pegawai dapat meningkatkan kinerjanya dengan terus menjunjung tinggi nilai-nilai Kementerian Keuangan. Selain itu, Oza Olavia juga berpesan agar seluruh pejabat dan pegawai yang ada di Lingkungan Bea Cukai Kanwil Sumut selalu menjaga kesehatan agar dapat melaksanakan tugas secara maksimal.

Kakanwil BC Sumut Secara Simbolis Hibahkan 16.000 Masker Hasil Tegahan

Kepala Kantor Bea Cukai Kanwil Sumatera Utara, Oza Olavia secara simbolis menyerahkan 16.000 surgical masker kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Sumatera Utara pada Selasa, 09 Juni 2020. Penyerahan tersebut dilakukan di Sekertariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Sumut dan diterima langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi.

Dalam penyerahan tersebut, Oza Olavia mengatakan bahwa masker yang dihibahkan merupakan hasil tegahan Bea Cukai Kualanamu. Kepala Kantor Bea Cukai Kualanamu, Elfi Haris kemudian membenarkan pernyataan tersebut. “Masker yang dihibahkan ini merupakan bagian dari barang hasil tegahan Bea Cukai Kualanamu yang tidak diurus oleh pemiliknya maupun tidak dapat memenuhi ketentuan perizinan impor sebelum Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 34 tahun 2020 berlaku,” ujar Elfi Haris selaku Kepala Kantor Bea Cukai Kualanamu.

PMK nomor 34 tahun 2020 tersebut mengatur tentang pemberian fasilitas kepabeanan dan/atau cukai serta perpajakan atas impor barang untuk keperluan penanganan pandemi COVID-19. Melalui PMK ini Kementerian Keuangan memberi kemudahan dalam kegiatan impor yaitu dengan memberi kesempatan kepada smeua pihak (pemerintah pusat, pemerintah daerah, orang perseorangan, badan hukum, dan non badan hukum) mendapatkan barang impor untuk penanggulangan wabah COVID-19.

Dalam PMK tersebut diatur 73 jenis barang yang diberikan fasilitas kepabeanan. Fasilitas yang diberikan yaitu pembebasan bea masuk dan/atau cukai, tidak dioungut PPN atau PPN dan PPNBM, dan pembebasan dari pemungutan PPh pasal 22 terhadap impor barang untuk keperluan penanganan pandemi COVID-19 baik untuk komersial maupun non komersial.

Oza Olavia mengatakan pengajuan fasilitas ini dapat dilakukan secara elektronik melalui portal INSW maupun diajukan secara tertulis kepada Kepala Kantor Bea Cukai tempat pemasukan barang. Fasilitas ini berlaku sampai dengan berakhirnya masa pandemi COVID-19 yang ditetapkan oleh BNPB. Diharapkan dengan adanya aturan ini semakin memudahkan pihak terkait untuk melakukan impor barang untuk keperluan penanganan COVID-19.

Siswa SESKOAU dan SESAU Diberi Pembekalan Tentang Peran Bea Cukai

Perwira Siswa (Pasis) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (SESKOAU) dan Sekolah Staf Angkatan Udara (SESAU) mendapatkan pembekalan tentang peran DJBC dalam sinergisitas pengamanan wilayah perbatasan dihadapkan dengan perkembangan teknologi. Pembekalan diberikan oleh Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara, Oza Olavia dalam acara Kuliah Kerja Manajemen di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara pada Selasa, 10 Maret 2020. Oza Olavia memaparkan tentang tugas pokok DJBC khususnya di wilayah kerja Sumatera Utara yang saling bersinergi dengan instansi dan aparat penegak hukum lainnya.

Dalam presentasinya, Oza Olavia menyampaikan 4 tugas dan fungsi utama DJBC yang meliputi industrial assistance, community protector, trade facilitator, dan revenue collector. “Keempat tugas pokok tersebut tidak mungkin dapat terlaksana dengan baik tanpa adanya sinergi yang baik antara DJBC dengan instansi dan aparat penegak hukum lainnya,” ujar Oza dalam presentasinya.

Selain itu, Oza Olavia juga menyampaikan sarana dan prasarana terkait teknologi yang digunakan oleh DJBC dalam kegiatan internal, pengawasan dan pelayanan. Ia mengatakan saat ini DJBC sedang menggunakan aplikasi CEISA (Customs-Excise Information System and Automation) CEISA 4.0 dalam melakukan pengawasan dan pelayanan. Di akhir presentasinya, Oza Olavia memaparkan capaian kinerja Kanwil DJBC Sumatera Utara pada tahun 2019.

Capaian kinerja Kanwil DJBC Sumatera Utara pada tahun 2019 terkait pengawasan tercapai berkat adanya sinergi yang baik dengan instansi dan aparat penegak hukum terkait. Pada tahun 2019, Kanwil DJBC Sumatera Utara berhasil menegah 24 juta batang rokok ilegal, 250 kg narkotika yang terdiri dari 228.936 gram metamphetamine, 167.731 butir pil ekstasi, 26 gram daun khat, dan 150 butir pil YABA.

Dalam acara tersebut para perwira siswa juga diberikan pembekalan oleh Gubernur Sumatera Utara, Panglima Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional (PANGKOSEKHANUDNAS) III, dan Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (DANLANTAMAL) I Belawan.

Diharapkan dengan adanya pembekalan tersebut para perwira siswa dari SESKOAU dan SESAU ini dapat memahami tugas dan fungsi DJBC sehingga dapat meningkatkan sinergi dalam melakukan pengamanan di wilayah perbatasan.

Kakanwil BC Sumut Melantik 104 PNS Baru

Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara, Oza Olavia melantik 104 PNS di Aula Rekreasi Gedung Keuangan Negara Medan pada Selasa siang, (21/01). Upacara pelantikan tersebut dihadiri oleh seluruh Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) dan Kepala Balai Laboratorium Bea Cukai (BLBC) seperti KPPBC TMP Belawan, KPPBC TMP B Kualanamu, KPPBC TMP B Medan KPPBC TMP C Pematangsiantar, KPPBC TMP C Kuala Tanjung, KPPBC TMP C Teluk Nibung, KPPBC TMP C Sibolga dan BLBC Kelas II Medan serta para Pejabat Eselon III di Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara.

Dalam amanatnya, Oza Olavia mengaku bangga telah melantik para PNS baru tersebut. Ia juga mengharapkan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah sebagai PNS ini tidak hanya sebagai acara seremonial saja. “Anda semua sudah diambil sumpah menjadi PNS dan Anda semua tahu konsekuensinya. Anda semua harus siap bekerja dengan siapapun yang menjadi atasan anda dan siap juga untuk ditempatkan dimana saja di seluruh wilayah Indonesia. Dimanapun kita bertugas, kita semua sama yaitu sebagai abdi negara atau pelayan masyarakat,” ujar Oza.

Oza Olavia juga berpesan kepada para Kepala Kantor dan Pejabat Eselon III yang hadir untuk dapat membimbing para PNS yang baru saja dilantik yang merupakan generasi milenial. “Kita juga harus membimbing para PNS baru ini agar kelak mereka dapat menjadi penerus tongkat estafet kepemimpinan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai,” tambah Oza.

Diharapkan dengan dilantiknya para PNS baru tersebut dapat memberikan warna baru dengan inovasi-inovasi baru demi mewujudkan Bea Cukai Makin Baik.

Page 1 of 4
1 2 3 4