Rapat Kerja Kanwil DJBC Sumatera Utara

Kantor Wilayah DJBC Sumut mengadakan rapat kerja yang membahas tentang lima program kerja prioritas, monitoring dan evaluasi penerimaan dan peranan DJBC dalam upaya pembengan destinasi wisata Danau Toba. Lima program kerja yang dibahas adalah pembangunan SDM, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan segala bentuk kendala regulasi, penyederhanaan birokrasi dan transformasi ekonomi. Rapat kerja dilaksanakan di Parapat, Kabupaten Simalungun pada 5-7 Desember 2019.

Rapat tersebut diikuti oleh seluruh kepala KPPBC, Kepala Bagian/Bidang, dan Pengawas Mutu Audit di lingkungan Kanwil DJBC Sumatera Utara. Melalui raker tersebut, para pimpinan menyampaikan laporan realisasi penerimaan dan program kerja prioritas dasi satuan kerja masing-masing.

Rapat dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara, Oza Olavia. Dalam pembukaannya, ia mengungkapkan bahwa seluruh pegawai dituntut untuk kerja lebih cepat, meningkatkan kompetensi dan mengikuti perkembangan. Dalam rangka pembangunan SDM, ia juga mengatakan bahwa para pimpinan harus menjadi role model bagi para bawahannya. “Saya harap para pimpinan tidak hanya menjadi yes man, artinya para pimpinan harus mengetahui apa yang dikerjakan anak buahnya,” ungkapnya.

Raker ini juga dihadiri oleh Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), Arie Prasetyo yang memberikan pemaparan terkait pengembangan dan rencana pembangunan destinasi wisata Danau Toba. Setelah itu, dilakukan diskusi terkait peranan DJBC dalam pengembangan dan rencana pembangunan destinasi wisata Danau Toba. Kedepannya, aka nada koordinasi lanjutan antara pihak BPODT dan DJBC demi mendukung pengembangan dan pembangunan destinasi wisata Danau Toba.

Diharapkan program kerja yang telah disusun dapat dilaksanakan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Wujudkan transparansi pelayanan, Kanwil DJBC Sumut luncurkan FASTTRACK

Dalam rangka pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung pelaksanaan tugas di bidang kepabeanan dan cukai, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Utara meluncurkan Aplikasi Tracking Perijinan Online (FASTTRACK), (14/11). FASTTRACK adalah aplikasi yang digunakan untuk menyampaikan status layanan terkait pengajuan permohonan oleh pengguna jasa yang diajukan kepada Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara.

FASTTRACK sudah dapat diakses melalui website resmi Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara https://kwbcsumut.beacukai.go.id terhitung mulai tanggal 14 November 2019. Pengguna jasa dapat mengakses FASTTRACK pada menu Tracking Dokumen di beranda website Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara. Dengan memasukkan nomor bukti penerimaan berkas dari petugas di kantor, pengguna jasa dapat melihat status pengajuan dokumen yang diajukan.

Diluncurkannya Aplikasi Tracking Perijinan Online (FASTTRACK) ini diharapkan dapat mempermudah pengguna jasa dalam pemeriksaan status dokumen, serta dapat memberikan transparansi dalam pelayanan yang diberikan oleh Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara untuk Bea Cukai makin baik.

Tingkatkan Kompetensi Pegawai, Bea Cukai Kanwil Sumut Adakan Workshop

Dalam rangka meningkatkan kompetensi pegawai, Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara mengadakan Workshop Penetapan Nilai Pabean dan Penetapan Tarif di Ruang Rapat B, Gedung Keuangan Negara Medan pada Kamis, 14 November 2019. Workshop kali ini diisi oleh narasumber dari Direktorat Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga (KIAL), Direktorat Keberatan Banding dan Peraturan serta Balai Laboratorium Bea dan Cukai Kelas II Medan (BLBC Medan).

Peningkatan kompetensi pegawai memang sangat dan akan terus ditingkatkan. Hal ini dilakukan agar para pegawai dapat melaksanakan tugas dengan baik dan professional. “Kita butuh mengasah pengetahuan, terutama terkait tarif nilai pabean, karena itu merupakan hal yang sangat penting bagi kita sebagai pegawai bea cukai”, ujar Kepala Kanwil DJBC Sumatera Utara, Oza Olavia dalam sambutannya.

Sebelum memasuki materi, para peserta diberikan pre-test tentang materi yang akan diberikan. Materi pertama diberikan oleh Kepala Seksi Regional I Direktorat KIAL, Eko Yulianto tentang Ketentuan Asal Barang dalam Kerjasama Perdagangan Internasional. Materi kedua disampaikan oleh Kasubdit Keberatan, Chotibul Umam dan Kepala Seksi Evaluasi dan PK, Cahyo Prasetiadi terkait Evaluasi Penetapan Tarif dan/atau Nilai Pabean berdasarkan Putusan Pengadilan Pajak. Materi terakhir disampaikan oleh Kepala Seksi Teknis Laboratorium BLBC Medan, Wayitno.

Di akhir acara, peserta kembali mengisi post-test tentang materi yang telah disampaikan. Hal ini dilakukan untuk mengukur efektifitas penyampaian materi.  Diharapkan, setelah mengikuti workshop, para pegawai dapat meningkatkan kinerja mereka menjadi lebih baik demi bea cukai yang makin baik.

Bea Cukai Terbitkan Toko Bebas Bea Kedua di Sumut

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Utara terbitkan izin fasilitas Toko Bebas Bea (TBB) atau yang lebih dikenal dengan duty free shop, Rabu (13/11). Izin Toko Bebas Bea kedua di Sumatera Utara ini diberikan kepada PT Duta Tirta Gemilang di Aula lantai empat Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara, Gedung Keuangan Negara Medan, Sumatera Utara.

PT Duta Tirta Gemilang adalah perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan yang telah memenuhi seluruh kriteria yang dipersyaratkan Oleh DJBC untuk mengajukan permohonan penerbitan izin fasilitas TBB. Pemberian izin fasilitas sebagai penyelenggara sekaligus izin pengusaha TBB diberikan setelah presentasi proses bisnis PT Duta Tirta Gemilang yang dinilai sesuai dengan yang dipersyaratkan.

Direktur PT Duta Tirta Gemilang, Rital Alriansjah, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi kepada pihak Kanwil Bea dan Cukai atas proses pemberian izin yang hanya membutuhkan waktu beberapa menit setelah pemaparan proses bisnis selesai. “Saya rasa semua pelayanan yang diberikan Kanwil sangat bagus, semua dilakukan secara profesional dan terstruktur, serta pengambilan keputusan yang singkat,” ujar Rital.

Toko Bebas Bea dengan nama toko Hattan Duty Free akan bertempat di Terminal Kedatangan Internasional LT.1 NO. I – S1.3 & 4 Bandar Udara Internasional Kualanamu. Nantinya TBB ini akan menjual Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA), Hasil Tembakau (HT), serta parfum dengan berbagai merek dagang.

Pemberian izin fasilitas TBB ini diharapkan dapat mendukung pariwisata di Sumatera Utara, apalagi dengan adanya rute penerbangan internasional Garuda Indonesia yang baru yaitu Denpasar-Medan-Amsterdam dan Denpasar-Medan-London. Saat penyerahan izin ini, Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara, Oza Olavia mengatakan bahwa DJBC menyambut baik adanya penambahan Toko Bebas Bea di Sumatera Utara. “Saya harapkan dengan diterbitkannya izin TBB baru ini, dapat mencitrakan Indonesia yang ramah turis, tanpa mengurangi dari segi pengawasannya,” ujar Oza.

BC Sumut Sosialisasikan Pelaksanaan Tata Niaga Produk Impor Diluar Kawasan Pabean

Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara menjadi narasumber dalam acara Sosialisasi Pelaksanaan Tata Niaga Produk Impor Diluar Kawasan Pabean (Post Border) yang diselenggarakan oleh Dinas Perindag Provinsi Sumut pada Selasa, 12 November 2019 di hall Karibia Boutique Hotel.

Dalam acara tersebut Kepala Seksi Penindakan I, Fobby Trisunarso menyampaikan materi tentang pelaksanaan kegiatan post border secara umum di Provinsi Sumatera Utara dari sisi kepabeanan dan cukai.

Sosialisasi juga diberikan oleh Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Disperindag Provinsi Sumatera Utara, Parlindungan Lubis, dan Direktur Eksekutif Kadin sumut, Hendra Utama yang turut diundang dalam acara tersebut. Peserta sosialisasi merupakan importir dan eksportir yang ada di Provinsi Sumatera Utara.

Dengan adanya sosialisasi tersebut, diharapkan para importir maupun eksportir dapat memahami aturan tata niaga tentang produk impor diluar kawasan pabean.

Page 4 of 17
1 2 3 4 5 6 17