PKL Mahasiswa Prodip I Kepabeanan dan Cukai PKN STAN 2019

Sebanyak  11 mahasiswa dari Program Diploma I Kepabeanan dan Cukai Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN melaksanakan presentasi laporan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara pada Kamis, 15 Agustus 2019. Para mahasiswa tersebut telah melaksanakan PKL sejak tanggal 22 Juli 2019 di Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara.

Presentasi laporan dilakukan di depan Kepala Sub Bagian Kepegawaian, Aji Kundoyo, Kepala Seksi Kepatuhan Pelaksanaan Tugas Pelayanan, Toupik Kurrohman, dan Kepala Seksi Perijinan dan Fasilitas Kepabeanan dan Cukai II, Derry Arifin. Selama masa PKL para mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang di dapat selama kuliah dan mendapat pengalaman bekerja.

Dalam masa PKL, mahasiswa dibagi menjadi empat kelompok dan tiap kelompok secara bergiliran menempati satu bidang/bagian selama tiga hari. Kedatangan mereka mendapatkan respon positif dari para pegawai Kanwil DJBC Sumatera Utara karena sangat membantu pekerjaan para pegawai. Melalui kegiatan PKL, mahasiswa diharapkan dapat membuka pikiran untuk menambah wawasan dengan ide-ide baru yang lebih kreatif dan positif.

“Terima kasih kepada para pejabat dan para senior yang ada di Kanwil DJBC Sumut, karena selama PKL disini kami mendapatkan banyak manfaat yang akan kami pergunakan di dunia kerja kami nanti,” ujar Irsyad Maulana selaku koordinator mahasiswa PKL.

Penutupan DTU Kesamaptaan Angkatan I TA 2019 BDK Medan

Diklat Teknis Umum (DTU) Kesamaptaan merupakan diklat yang wajib diikuti oleh seluruh pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Jumat, 9 Agustus 2019, Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara yang diwakilkan oleh Kepala Bagian Umum Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara memimpin upacara penutupan DTU Kesamaptaan Angkatan I Tahun Anggaran 2019 BDK Medan di Lapangan Batalyon Komando 469 Paskhas, Jl. Garuda, Sari Rejo, Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara.

Sesuai dengan Nota Dinas Sekertariat Direktorat Jenderal nomor ND-1863/BC.01/2019 tanggal 20 Juni 2019 hal Pemanggilan Calon Peserta Pelatihan Teknis Kesamaptaan Angkatan I TA 2019 BDK Medan, DTU Kesamaptaan ini berlangsung dari tanggal 15 Juli sampai 9 Agustus 2019 dan diikuti oleh 55 pegawai dari unit kerja di lingkungan Kantor Wilayah DJBC Suatera Utara dan Kantor Wilayah DJBC Aceh.

Pegawai yang menjadi siswa DTU Kesamaptaan menerima pembelajaran baik teori maupun praktek di lapangan seperti peraturan baris berbaris, penghormatan, upacara, pengetahuan dan penggunaan senjata, olahraga militer, bela diri, dan kegiatan lainnya. Seluruh kegiatan yang dilakukan siswa DTU Kesamaptaan bertujuan untuk membentuk sikap pegawai DJBC, menguatkan fisik dan mental, serta memberikan pengalaman dididik oleh Tentara Nasional Indonesia yang nantinya akan berguna dalam menghadapi kejadian-kejadian tidak terduga di lapangan.

Dalam amanatnya, Kepala Bagian Umum Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara, Abdul Harris, mengatakan bahwa penting adanya DTU Kesamaptaan ini untuk mendidik mental dan fisik pegawai bea cukai. “Saya harap apa yang telah dipelajari di Batalyon Komando 469 Paskhas ini dapat dibawa dan dipraktekkan saat menjalanan tugas di kantor masing-masing,” ujar Harris.

BNN dan BC Musnahkan 6 Kg Sabu

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Utara bersama dengan Badan Narkotik Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara memusnahkan barang bukti Narkotika Psikotropika dan Prekursor (NPP), Selasa, 6 Agustus 2019. Adapun barang bukti yang dimusnahkan berupa sabu-sabu (methamphetamine) seberat 6.000 gram (6 kg) serta pil ekstasi yang berjumlah 1000 butir.

Bertempat di halaman kantor BNNP Sumatera Utara, pemusnahan tersebut disaksikan oleh jajaran Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), dan sejumlah perwakilan institusi lainnya. Pemusnahan seluruh barang bukti tersebut dilakukan dengan cara dimasukkan ke dalam mesin khusus pembakar/pemusnah narkoba yang diletakkan di dalam sebuah mobil milik BNN dan berlangsung secara singkat.

“Barang haram yang kita musnahkan tersebut dapat menyelamatkan anak bangsa setidak-tidaknya 34.000 orang”, kata Kepala BNNP Sumut Brigjend Polisi Atrial. “Narkotika tersebut diselundupkan oleh empat tersangka, yakni dua warga Malaysia dan dua warga Indonesia”, tambahnya.

Sebelum dimusnahkan, seluruh NPP tersebut ditangkap di perairan utara Gosong, Sigunaguna, Serdang Bedagai oleh petugas patroli Kanwil Bea Cukai Sumut. Penangkapan narkoba tersebut berawal dari informasi yang disampaikan oleh masyarakat bahwa dua warga Malaysia berinisial YBL (55) dan OCP (56), membawa 6 kg sabu dengan menggunakan perahu cepat di perairan Utara Gosong Siguna-guna, Selat Malaka. Keduanya kemudian ditangkap patroli Bea Cukai pada Senin, 1 Juli, sekitar pukul 23.00 WIB. Sedangkan dua warga Indonesia, AV (32) dan SR (29), ditangkap setelah pengembangan kasus oleh BNNP Sumut.

AV dan SR ditangkap BNNP Sumut ketika sedang mengedarkan narkoba tersebut di Medan. Setelah mengamankan AV, kemudian istrinya, RS, datang secara sukarela dan ikut diamankan oleh petugas BNNP Sumut. Hingga kini, dilaporkan bahwa tersangka OCP bertugas sebagai nakhoda, sedangkan YBL bertugas untuk menyiapkan dan mengatur serah terima barang di laut. Narkoba itu dibawa dari Pantai Kualau Kurau Perak, Malaysia atas perintah Mr. X yang berada di Malaysia.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Pasal 112 ayat (2) serta Pasal 132 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Workshop, Evaluasi CEISA & Implementasi digital workspace DJBC (MY CEISA)

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Utara mengadakan Workshop, Evaluasi CEISA & Implementasi digital workspace DJBC (MY CEISA) pada tanggal 1-2 Agustus 2019 yang bertempat di Aula Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara.

Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara, Oza Olavia, Dalam sambutannya Oza menyampaikan bahwa DJBC akan menghadapi tantangan ke depan seperti perkembangan teknologi informasi yang cepat. “Teknologi informasi sebegitu luasnya dan transformasi sistem IT DJBC menjawab revolusi industri yang semakin berkembang. Saya berharap yang hadir disini dapat memahami apa yang disampaikan pemateri dan yang hadir ini berkewajiban menyampaikan ke unit masing-masing, sehingga secara keseluruhan pegawai DJBC bisa memahami perkembangan teknologi informasi,” ujar Oza.

Dan dilanjutkan dengan penjelasan oleh Kepala Subdirektorat Pelayanan Data, Sarwo Edi Teguh Widodo, dan tim dari Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai. Acara ini dihadiri oleh para pejabat/ pegawai di lingkungan Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara.

Dalam menghadapi perkembangan teknologi dan informasi yang semakin pesat, DJBC langsung bergerak dengan mengembangkan sistem-sistem yang dimilikinya, salah satunya yaitu Customs and Excise Information System and Automation (CEISA). CEISA adalah salah satu aplikasi sistem automasi yang dimiliki oleh DJBC untuk mengintegrasikan seluruh layanan yang dapat diakses oleh pengguna jasa kapanpun, dimanapun berada dengan koneksi internet. Kali ini, CEISA hadir dengan versi terbarunya yaitu CEISA 4.0 yang lebih canggih dari pada CEISA versi-versi sebelumnya.

DJBC meluncurkan berbagai inovasi seperti myceisa. Yaitu aplikasi yang dapat diakses melalui smartphone. Andoid user dapat mendownloadnya di playstore, namun bagi pengguna iphone aplikasi belum tersedia di appstore. Cara penggunaannya pun terbilang mudah hanya perlu mendownload dan menginstall di smartphone. Selain itu CEISA Chatbot yang dapat diakses melalui telegram. CEISA Chatbot merupakan sebuah program yang dirancang untuk mensimulasikan percakapan intelektual dengan satu atau lebih manusia baik secara audio maupun teks. dan CEISA Office yang mempermudahkan pekerjaan seperti disposisi surat.

Dukung Industri Dalam Negeri, BC Hadiri Ekspor Raya Komoditas Perikanan

Dalam rangka memperingati Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan Tahun 2019, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Utara dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Belawan hadiri Ekspor Raya Komoditas Perikanan di Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Medan II, Belawan, Jumat (19/7).

Peringatan Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan Tahun 2019 ini diselenggarakan di Lima Pelabuhan Utama. Kelima pelabuhan tersebut adalah Tanjung Priok, Belawan, Tanjung Perak, Tanjung Mas, dan Soekarno Hatta. Acara yang tersambung melalui konferensi video ke empat pelabuhan lain ini dihadiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Menteri Keuangan yang diwakili oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai, dan Kepala BKIPM KKP di Pelabuhan Tanjung Priok.

Peringatan Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan Tahun 2019 di Belawan turut mengundang pelaku ekspor dan pengolah di bidang perikanan. Sebanyak sebelas kontainer dengan periode ekspor mulai dari tanggal 19 sampai dengan 23 Juli berhasil dikumpulkan untuk memeriahkan ekspor raya ini. Kedepannya DJBC dan BKIPM akan terus meningkatkan sinergi untuk menjadi lebih baik, tidak hanya mempercepat proses ekspor, sinkronisasi Pemberitahuan ekspor Barang (PEB) dan Health Certificate pun akan segera dilakukan pada Indonesia Nasional Single Window (INSW).

Pada kesempatan ini, Kepala BKIPM Medan II, Edi Santoso, menyebutkan bahwa mungkin Belawan merupakan bagian kecil dari ekspor perikanan, namun eksistensi dan pelayanan yang ditawarkan sudah berbasis digital dan akan semakin membaik dari waktu ke waktu. “Diharapkan semua rekan rekan pelaku usaha dalam melakukan usaha dalam melaksanakan produk perikanannya selalu bersumber dari penangkapan yang ramah lingkungan dan juga tidak merupakan produk-produk perikanan yang dilindungi atau dilarang,” ujar Edi.

Page 10 of 22
1 8 9 10 11 12 22