Bea Cukai Sumut dukung Program Beli Kreatif Danau Toba 2021

Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo, membuka Grand Launching “Program Beli Kreatif Danau Toba” secara daring, (20/02). Dengan tetap menjalankan protokol kesehatan, acara ini dihadiri langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno; Wamen Parekraf; para pimpinan daerah Provinsi Sumatera Utara bersama Forkominda; Plt. Kakanwil DJBC Sumatera Utara; Kakanwil DJP Sumut 1, dan Kakanwil DJP Sumut 2.

Program Beli Kreatif Danau Toba ini terselenggara atas kerjasama Kemenkeu, BI dan Kemenparekraf yang bertujuan untuk mendukung pelaku UMKM, khususnya di daerah Danau Toba yang menjadi salah satu destinasi super prioritas. Acara ini juga dihadiri secara daring oleh Menko Kemaritiman dan Investasi, Menteri Keuangan, Gubernur BI, Menteri Perhubungan yang diwakili oleh Sekjen Kemenhub, serta Menteri Komunikasi dan Informatika.

Kanwil DJBC Sumut berkolaborasi dengan instansi teknis terkait dan Pemda berkomitmen untuk mendukung upaya pemberdayaan UMKM untuk siap ekspor melalui asistensi, bimbingan teknis dan mediasi. Hal ini sejalan dengan program Pemulihan Ekonomi Nasional di masa pandemi.

Pelepasan Ekspor Perdana Keripik Singkong

Pelepasan ekspor perdana keripik singkong PT Kreasi Lutvi Sejahtera ke Korea Selatan yang berkedudukan di Pusat Pengembangan Produk Unggulan Daerah (P3UD) Deli Serdang Sumatera Utara, Kamis (28/01). Acara ini dihadiri oleh Bupati Deli Serdang, H Ashari Tambunan; Kepala Kantor Bea Cukai Belawan, Tri Utomo Hendro Wibowo; Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kanwil Bea Cukai Sumut, Deny Sudrajat; serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Utara, Riadil Akhir Lubis, Ketua DPRD kabupaten Deli Serdang, Kepala KPP Lubuk Pakam,  para camat lingkup kabupaten Deli Serdang, serta pimpinan perbankan.

Muhdi, pemilik PT Kreasi Lutvi Sejahtera dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan dari Pak Bupati dan para instansi yg turut membantu perijinan dan kemudahan serta kelancaran ekspor khususnya kepada Bea Cukai yang telah memberikan bimbingan ekspor. “Saya berharap instansi terkait terus membina dan memberikan dukungan sehingga semakin banyak UKM dan IKM di Deli Serdang yang bisa naik kelas, dan Peningkatan Ekonomi Nasional  (PEN) Tidak hanya pengusaha, juga para petani dan rakyat kecil bisa lebih sejahtera dan naik kelas.

Dalam sambutannya, Bupati Deli Serdang berharap ada pelaku UMKM lainnya yang bisa mengikuti jejak Pak Muhdi dan meminta dukungan seluruh instansi terkait termasuk Bea Cukai agar bisa memanfaatkan P3UD dan bekerjasama dalam memberikan bimbingan teknis kepada para pelaku UMKM agar bisa naik kelas dan memasuki pasar ekspor.

Peringati HAKORDIA 2020, BC Kanwil Sumut Adakan Apel Khusus

Kamis, 10 Desember 2020 Bea Cukai Kanwil Sumut mengadakan apel khusus dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia dengan tema “Jaga Integritas Diri, Pulihkan Negeri kala Pandemi”. Acara tersebut dilaksanakan secara semi virtual yang diikuti oleh seluruh pejabat dan pegawai Bea Cukai Kanwil Sumut.

Kepala Kantor Bea Cukai Kanwil Sumut Oza Olavia, yang menjadi pemimpin apel menyampaikan amanat Direktur Jenderal Bea dan Cukai untuk saling mengingatkan satu sama lain untuk mencegah tindakan koruptif.

Oza Olavia juga mengajak para pejabat dan pegawai untuk lebih mencintai institusi dengan cara menjaga integritas, kinerja yang akuntabel, bersinergi dalam tugas, efisiensi dalam melayani, dan bersama melawan korupsi untuk memulihkan negeri di kala pandemi menuju Indonesia Maju.

Presiden Lepas Ekspor Serentak, Lima Perusahaan di Medan Turut Ikut Serta

Presiden RI Joko Widodo melepas ekspor produk Indonesia yang dilakukan serentak di Lamongan, Jawa Timur; Boyolali, Jawa Tengah; Sunter, DKI Jakarta; Medan, Sumatera Utara dan sejumlah kota lain yang tersebar di 16 provinsi di Indonesia, Jumat (4/12). Presiden Joko Widodo melepas ekspor tersebut secara virtual dari Istana Bogor.

Pelepasan ekspor di Medan dihadiri Plh. Sekretaris Daerah Sumut Agus Tri Priono, Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Veri Anggrijono, Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara Oza Olavia, Kabid Perdagangan Luar Negeri DISPERINDAG Sumut Parlindungan Lubis, serta pimpinan dari perusahaan peserta pelepasan ekspor. Pelepasan ekspor dilakukan di pabrik PT Alfo Citra Abadi yang berlokasi di Deli Serdang.

Pada acara itu Presiden Joko Widodo menyampaikan, kunci untuk memperbaiki perekonomian nasional adalah peningkatan ekspor. “Indonesia memiliki potensi ekspor yang masih sangat besar, baik dari sisi produk, kreativitas, dan kualitas, serta volume dan tujuan ekspor. Kita tidak  boleh cepat puas karena potensi pasar ekspor masih sangat besar. Pemerintah dan pelaku usaha harus dapat melihat lebih jeli pasar ekspor yang masih terbuka lebar,” ujar Presiden Joko Widodo.

Total 133 perusahaan terlibat dalam pelepasan ekspor tersebut yang terdiri dari 54 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan 79 non UMKM. Total nilai ekspor dari kegiatan tersebut sebesar US$1,64 miliar atau setara dengan Rp23,75 triliun.

Sebanyak lima perusahaan berpatisipasi dalam pelepasan ekspor yang dilakukan di Medan, yaitu PT Alfo Citra Abadi, PT Ori Ginalnest, PT Musimas, PT Wilmar, dan PT Permata Hijau Group. Nilai total ekspor yang dilepas oleh lima perusahaan itu mencapai USD 226,99 juta atau setara dengan Rp3,29 triliun. Adapun negara-negara tujuan ekspornya antara lain Tiongkok, Mesir, Amerika Serikat, India, Pakistan, dan Eropa.

PT Alfo Citra Abadi merupakan eksportir produk alumunium ekstruksi. Di masa pandemi ini, ekspor PT Alfo Citra Abadi justru dapat meningkatkan nilai ekspornya. Pada periode Januari—November 2020, ekspornya tercatat sebesar USD 34,95 juta atau meningkat 28 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Negara tujuan ekspornya yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Australia.

Sedangkan PT Ori Ginalnest merupakan eksportir sarang burung wallet. Di masa pandemi ini, PT Ori Ginalnest juga mampu meningkatkan ekspornya. Pada periode Januari—November 2020, ekspornya tercatat sebesar USD 46,29 juta atau naik 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Negara tujuan ekspornya antara lain Tiongkok, Australia, Amerika Serika, Prancis, dan Singapura.

Sementara itu, kinerja ekspor Provinsi Sumatra Utara berada di jalur yang baik pada masa pandemi Covid-19. Hal ini terlihat dari neraca perdagangan ekspor Sumut pada periode Januari–September 2020 yang tercatat surplus sebesar USD 2,74 miliar. Surplus tersebut diperoleh dari total ekspor sebesar USD 5,65 miliar dan impor USD 2,91 miliar.

Pelepasan ekspor produk Indonesia ke pasar global, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan devisa bagi negara dan dapat meningkatkan kesejahteraan bagi warga Provinsi Sumatra Utara pada khsusnya.

Usai acara pelepasan ekspor, Kepala Kanwil DJBC Sumatera Utara Oza Olavia beserta jajarannya meninjau langsung proses produksi di pabrik PT Alfo Citra Abadi. Pasalnya, PT Alfo Citra Abadi merupakan perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat yang berada di wilayah pengawasan salah satu satker di bawah Kanwil DJBC Sumut yaitu KPPBC TMP B Medan

Page 1 of 27
1 2 3 27