Penyerahan DIPA dan TKDD Tahun 2021 oleh Gubernur Sumatera Utara

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyerahkan dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun 2021 kepada Satuan Kerja (Satker) dan Pemerintah Kota/Kabupaten se Sumut, di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Sumut pada Jumat, 27 November 2020. Penyerahan DIPA untuk Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara secara simbolis diberikan oleh Edy Rahmayadi kepada Oza Olavia selaku Kepala Kanwil DJBC Sumatera Utara.

Untuk Tahun 2021, Provinsi Sumatera Utara menerima dana transfer daerah sebesar Rp7,443 Triliun lebih dengan pembagian, DIPA untuk Satker dan Pemkab/Pemko sebesar Rp22,99 Triliun dan TKDD sebesar Rp41,02 Triliun. Lalu, Dana Transfer umum Rp2,994 Triliun lebih yang dialokasikan pada Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp449,398 Miliar dan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp2,545 Triliun. Selanjutnya Dana Transfer Khusus sebesar Rp4,449 Triliun dengan rincian untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik sebesar Rp387,905 Miliar serta DAK Non Fisik sebesar Rp4,061 Triliun.

Dalam sambutannya, Gubernur Edy Rahmayadi menyampaikan pesan Presiden RI Joko Widodo bahwa melakukan percepatan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia menjadi keharusan bagi semua institusi negara, baik vertikal maupun pemerintah daerah. Edy Rahmayadi berharap percepatan pembangunan di masa pandemi ini dapat segera dilakukan oleh semua instansi agar mempercepat Pemulihan Ekonomi Nasional.

Sinergi Kanwil DJBC Sumut dengan Disperindag Sumut Mensosialisasikan Ekspor terhadap UKM/UMKM

Kanwil DJBC Sumatera Utara memberikan sosialisasi kepada puluhan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang hadir dalam acara Sosialisasi Pelatihan Kemampuan di Bidang Ekspor Bagi UKM/UMKM Sumatera Utara. Acara tersebut digagas oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DISPERINDAG) Provinsi Sumatera Utara yang bekerja sama dengan Kanwil DJBC Sumatera Utara dan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Utara pada Selasa, 24 November 2020.

Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kanwil DJBC Sumatera Utara, Deny Sudrajat menyampaikan tentang fasilitas kepabeanan dalam rangka menarik investasi & mendorong ekspor kepada para peserta yang hadir. Dalam pemaparannya Deny Sudrajat menerangkan fasilitas kepabeanan yang dapat dimanfaatkan para pelaku UKM untuk melakukan ekspor. Selain itu, Deny juga memaparkan program DJBC untuk mendukung percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Deny Sudrajat menerangkan bahwa kunci dalam melakukan aktifitas kepabeanan adalah Nomor Induk Berusaha (NIB). Ketika pengusaha sudah memiliki NIB selanjutnya mengajukan Akses Kepabeanan kepada DJBC agar dapat berhubungan dengan sistem pelayanan kepabeanan.

Deny Sudrajat juga mengungkapkan bahwa saat Kanwil DJBC Sumut bersama dengan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) yang ada di Sumut berkomitmen untuk memberikan bantuan teknis dan pelayanan terkait kegiatan ekspor apabila para pelaku UKM/UMKM membutuhkan bantuan. Diharapkan dengan komitmen tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekspor di Provinsi Sumatera Utara.

Pemusnahan Arsip Kanwil DJBC Sumut

Kanwil DJBC Sumut melakukan penyerahan arsip yang akan dimusnahkan kepada pihak ketiga pada 19 November 2020 di halaman Kantor Bea Cukai Belawan. Penyerahan tersebut sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor PMK-196/PMK.01/2019 tentang Pedoman Kearsipan di Lingkungan Kementerian Keuangan. Penyerahan arsip dilakukan secara simbolis oleh Kepala Bagian Umum Kanwil DJBC Sumut Anis Solikah kepada supplier selaku pembeli yang akan mendistribusikan arsip kepada PT Klambir Jaya sebagai pihak yang akan meleburkan arsip untuk didaur ulang.

Sesuai dengan SE-1/MK.01/2014 tentang Tata Cara Pemusnahan Arsip di Lingkungan Kemenkeu, pelaksanaan pemusnahan dapat dilakukan dengan cara dijual kepada pihak ketiga dalam keadaan tercacah (menjadi bagian kecil-kecil) dan hasil penjualannya disetorkan ke kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Pemusnahan arsip dengan skema pencacahan untuk dijual merupakan kegiatan yang ramah lingkungan dan hemat biaya. Selain itu, hasil pencacahan arsip dapat didaur ulang sehingga memiliki nilai ekonomi lebih bagi pihak ketiga dan juga menjadi pemasukan bagi negara.

Dalam melakukan pemusnahan arsip dengan skema seperti ini, petugas Kanwil DJBC Sumut tetap melakukan pengawasan terhadap arsip demi memastikan arsip yang diserahkan benar-benar dilebur dan tidak disalahgunakan.

Webinar Series: BC Kanwil Sumut Menyapa BC Medan

Bea Cukai Kanwil Sumut secara khusus menyapa para pejabat dan pegawai di KPPBC TMP B Medan dalam sebuah acara webinar yang dilaksanakan pada Rabu, 18 November 2020.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara, Oza Olavia, mengapresiasi para pejabat dan pegawai Bea Cukai Medan atas kinerja dan dedikasi dalam melaksanakan tugas dengan sangat baik.

Oza Olavia juga memberikan motivasi kepada seluruh pegawai BC Medan untuk terus melakukan yang terbaik serta tidak pernah berhenti belajar. Oza Olavia juga mengingatkan untuk selalu menjaga kesehatan agar dapat terhindar dari berbagai macam penyakit.

Pada acara webinar tersebut para pejabat dan pegawai dapat menyampaikan aspirasi, kritik dan masukan kepada Kepala Kanwil terkait pelaksanaan tugas.

Webinar ini juga menjadi media diskusi dan pertukaran informasi antar pejabat dan pegawai pada masing-masing satuan Kerja dengan para pejabat dan pegawai di Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara.

Diharapkan acara tersebut dapat meningkatkan koordinasi dan sinergi antar satuan kerja di Lingkungan Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara.

Bea Cukai Sumatera Utara Gagalkan Penyelundupan Paket Narkotika Asal Cina

Sinergi Bea Cukai Kanwil Sumatera Utara, Bea Cukai Kualanamu serta Direktorat Reserse Narkoba POLDA Sumatera Utara berhasil menggagalkan pengiriman Narkotika Golongan I jenis Tetrahydrocannabinol (THC) yang berasal dari Cina pada Senin (9/11). Narkotika tersebut berbentuk cairan yang dikemas dalam 3 botol berukuran 10 ml.

“Kantor Bea Cukai Kualanamu bekerjasama dengan Ditres. Narkoba POLDA Sumatera Utara berhasil menggagalkan pengiriman barang narkotika golongan I berupa jenis Tetrahydrocannabinol (THC) cair sebanyak 3 botol berukuran 10 ml melalui barang kiriman pos dan mengamankan satu orang terduga pelaku di Kota Medan,” ungkap Elfi Haris Kepala Kantor Bea Cukai Kualanamu dalam jumpa pers di Aula Kantor Bea Cukai Kualanamu pada Jumat (13/11). Jumpa pers tersebut turut dihadiri oleh Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai Kanwil Sumut Sodikin, Wakil Ditres. Narkoba POLDA Sumut AKBP Agus Darojat dan perwakilan dari BNNP Sumut.

Penindakan tersebut berawal dari kecurigaan petugas pada paket kiriman yang berasal dari Cina dengan penerima WNI di Kota Medan. Berdasarkan kecurigaan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan mendalam dan mendapati 3 botol masing-masing berisi 10 ml cairan yang pada kemasan tertera Hemp Oil yang dicurigai merupakan THC.  “Untuk membuktikannya, Bea Cukai Kualanamu melakukan pengujian dibantu oleh Balai Laboratorium Bea dan Cukai (BLBC) Kelas II Medan yang kemudian hasilnya menyatakan bahwa barang tersebut mengandung senyawa kimia Tetrahydricannabinol (THC),” ujar Elfi Haris. Menindaklanjuti hasil tersebut, tim Bea Cukai Kualanamu dan tim P2 Bea Cukai Kanwil Sumut serta tim Ditres. Narkoba Polda Sumut melakukan penindakan kepada penerima barang berinisal JE (39 tahun) di Jalan H.M. Yakub Medan. Hasil penindakan berupa barang bukti dan berkas telah diserahterimakan dari Bea Cukai Kualanamu kepada Ditres. Narkoba POLDA Sumut.

Kabid P2 Bea Cukai Kanwil Sumut Sodikin mengapresiasi POLDA Sumut dan BNNP Sumut atas prestasi dan kolaborasi bersama Bea Cukai. “Meskipun barang bukti ini barangkali tidak seberapa, tapi secara akumulatif dalam setahun seluruh prestasi Bea Cukai yang sudah berkolaborasi baik dengan Polda Sumatera Utara, BNN Provinsi, BNN Nasional maupun dengan Direktorat IV Reserse Bareskrim tahun ini total ada 82 Kg yang kolaborasi dengan Bea Cukai di wilayah Sumatera Utara,” ujar Sodikin.


Bea Cukai terus menjaga komitmen dan kewaspadaan yang tinggi untuk terus menerus menjaga NKRI dan bangsa Indonesia dari bahaya penyalahgunaan narkoba dengan bersinergi bersama Aparat Penegak Hukum (APH) lain seperti kepolisian dan BNN. Masyaraka diminta untuk tidak menyalahgunakan Narkotika, Psikotropika dan Prekursor (NPP) serta dapat menginformasikan kepada APH apabila mempunyai informasi terkait penyalahgunaan NPP di masyarakat.

Page 1 of 26
1 2 3 26