Bincang Santai Pemasukan Barang Modal ke Kawasan Berikat

Kebijakan pemberian fasilitas fiskal kepada pelaku usaha di Indonesia merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap pertumbuhan industri dalam negeri. Dari sekian banyak jenis fasilitas fiskal yang ada, Kawasan Berikat (KB) adalah salah satunya.

Menurut pasal 1 angka (4) Peraturan Menteri Keuangan nomor 131 Tahun 2018 tentang Kawasan Berikat, Kawasan Berikat adalah Tempat Penimbunan Berikat untuk menimbun barang impor dan/atau barang yang berasal dari tempat lain dalam daerah pabean guna diolah atau digabungkan sebelum diekspor atau diimpor untuk dipakai.

Di dalam KB sendiri terdapat penangguhan Bea Masuk dan tidak dipungut Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI) atas impor barang modal dan peralatan perkantoran yang semata-mata dipakai di KB yang bersangkutan. Dalam rangka memberikan penyegaran kepada pengguna jasa penerima fasilitas KB di wilayah Sumatera Utara, Bea Cukai Kanwil Sumut mengadakan Bincang Santai Pemasukan Barang Modal ke Kawasan Berikat secara daring, Medan (31/03). Acara ini menghadirkan Kepala Subdirektorat TPB, Bagus Nugroho, dan Kepala Seksi Kawasan Berikat, Joko Pri Sukmono, sebagai narasumber.

Acara dibuka dengan penayangan Kaleidoskop 2021 BC Kanwil Sumut, dilanjutkan dengan sambutan dari Plh. Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara, Iwan Riswanto. Kemudian Bagus Nugroho dan Joko Pri Sukmono melakukan pemaparan sedikit materi seputar barang modal untuk menyegarkan pemahaman para pengguna jasa fasilitas KB.

Memasuki sesi tanya jawab, antusiasme pengguna jasa mulai meningkat. Banyak dari pengguna jasa yang menanyakan hal-hal seputar barang modal yang ada di perushaannya. “Kami akan sering mengadakan kegiatan penyegaran seperti ini agar bapak ibu sekalian dapat memanfaatkan fasilitas-fasilitas yang ada dengan efektif,” tutup Bagus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *