Bea Cukai Sumut Tinjau Pembangunan dan Investasi di KEK Sei Mangkei

Senin (18/10/2021), Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Utara didampingi oleh Plt. Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) TMP C Pematangsiantar dan Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai serta Tim Monitoring dan Evaluasi KEK mengunjungi KEK Sei Mangkei. Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka pelaksanaan monitoring dan evaluasi (Monev) KEK serta untuk memenuhi undangan rapat dari Manajer Pembangunan Infrastruktur Sei Mangkei. Rapat dihadiri oleh PT Perkebunan Nusantara III, PT. Kawasan Industri Nusantara (PT KINRA), Administrator yang berasal dari Pemkab setempat, dan beberapa tenant KEK.

Dalam rapat, PTPN III selaku Manager Pembangunan Infrastruktur Sei Mangkei menjabarkan profil Kawasan, kondisi terkini, kendala, serta rencana pengembangan KEK Sei Mangkei kedepannya. Saat ini KEK Sei Mangkei telah memanfaatkan 12,57% lahannya yaitu 241,14 Ha dari total 1933,8 Ha. Masih tersedianya lahan yang luas diharapkan mampu menampung investasi lebih banyak, mengingat Sumatera Utara memiliki posisi geo-ekonomi yang sangat strategis terhadap Selat Malaka yang merupakan jalur lalu lintas perdagangan tersibuk dunia.

Dalam kegiatan Monev KEK kali ini Kanwil DJBC Sumatera Utara melalui Tim Monev KEK melakukan penelitian dokumen serta peninjauan langsung ke lapangan terhadap KEK Sei Mangkei. Hal ini dilakukan untuk mengukur sejauh mana pemanfaatan fasilitas kepabeanan dan cukai yang telah dimanfaatkan serta kesesuaian poin-poin yang ada pada Peraturan Pemerintah No.29/2012 tanggal 27 Februari 2012 tentang Kawasan Ekonomi Khusus dengan kondisi di lapangan.

Tidak hanya itu, Tim Monev KEK juga memeriksa dampak ekonomi yang terjadi di sekitar Kawasan. Adanya KEK secara langsung maupun tidak langsung menyebabkan dampak bagi perekonomian warga sekitar. Baik buruknya dampak yang dihasilkan dari pembangunan KEK merupakan poin evaluasi yang akan terus dipantau oleh Kementerian Keuangan salah satunya melalui DJBC.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara, Parjiya, mengatakan bahwa Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei merupakan salah satu program prioritas yang diharapkan mampu untuk menumbuhkan perekonomian Indonesia segera. “Bea Cukai Sumatera Utara siap membantu memfasilitasi. Tidak hanya pada PTPN III selaku pengelola, namun juga pada para pengusaha dan investor yang akan berinvestasi di KEK Sei Mangkei”, Ujar Parjiya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *