Bea Cukai – BNN Gagalkan Penyelundupan Sabu

Tim gabungan Bea Cukai (BC) Kanwil Sumut, BC Kanwil Aceh, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pidie, dan Bea Cukai Lhokseumawe berhasil menggagalkan penyelundupan 37 bungkus narkotika jenis methamphetamine (sabu) dengan berat total sekitar 37 kilogram. Penangkapan tersebut terjadi di Bireuen, Provinsi Aceh dan Medan, Provinsi Sumatera Utara pada 25 dan 27 Juni 2020.

Kronologi pengangkapan berawal dari informasi Pusat Komando Operasi (PUSKOOPS) Interdiksi Terpadu BNN Pusat, Jakarta. Dari informasi yang didapat bahwa akan ada penyelundupan narkotik jenis sabu yang dibawa dari Malaysia ke perairan Kuala Bireuen Aceh yang rencananya akan diedarkan di wilayah Aceh dan Sumatera Utara.

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari menjelaskan kronologis penangkapan. “Pada Kamis (25/6) Tim BNN berdasarkan hasil penyelidikan menduga kapal yang menjadi target akan masuk perairan Aceh pada hari Jumat atau Sabtu. Menindklanjuti hal tersebut, tim BNN berkoordinasi dengan BC Kanwil Aceh. Tim BC Kanwil Aceh kemudian menggerakkan kapal patroli laut BC 15021 dan BC 20011 untuk melakukan pemantauan di laut atas informasi Ship to Ship (STS) Narkotika oleh Kapal Nelayan jenis Oskadaon di perairan Malaysia,” ungkap Arman.

“Kemudian pada hari Sabtu lalu (27/6) tim gabungan berhasil mendeteksi pergerakan 2 orang tersangka beserta sejumlah barang bukti narkotika menggunakan mobil ke arah Medan, dan pada akhirnya dapat mengamankan tersangka berinisial MF dan MR di Jalan Raya Binjai KM 14 bersama barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 29 bungkus yang disimpan dalam dua karung,” tutur Arman. Berdasarkan keterangan tersangka, barang bukti tersebut rencananya akan diserahterimakan kepada seseorang di Medan kemudian dibawa ke Surabaya.

Dari keterangan tersangka MF dan MR, petugas kemudian mengamankan tersangka lainya yaitu BW dan AM di area parkir Carrefour Plaza Medan. Kedua tersangka merupakan orang yang rencananya akan membawa barang bukti tersebut menuju Surabaya. Dari penangkapan tersebut, kemudian pengembangan dilanjutkan ke wilayah Kabupaten Bireuen. Dari hasil pengembangan, tim gabungan BC Kanwil Aceh dan BNNK Pidie berhasil mengamankan 8 bungkus narkotika jenis sabu yang disembunyikan oleh pelaku RZ di gudang milik MRU yang berada di Jeumpa, Kabupaten Bireuen.

Kepala Kantor BC Kanwil Sumut, Oza Olavia menerangkan bahwa penengkapan tersebut merupakan bukti sinergi yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), BNN, TNI dan POLRI terkait upaya memutus rantai penyelundupan narkotika ke Indonesia. “Dalam rangka upaya pemberantasan narkotika ini, kami berharap masukan informasi dari masyarakat terkait peredaran narkotika ini. Karena dengan usaha bersama kita meyakini kita bisa memutus rantai peredaran narkotika ini,” ujar Oza pada acara konferensi pers di Kantor BNNP Sumatera Utara pada Senin (29/6). Diharapkan, kedepannya sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat akan semakin baik sehingga Indonesia dapat terbebas dari bahaya narkotika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *