Pemberitahuan tentang Klarifikasi atas Penipuan yang Mengatasnamakan Bea Cukai

Sehubungan dengan maraknya praktik penipuan yang mengatasnamakan Pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai atau Pejabat Kanwil DJBC Sumatera Utara, dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut:

  1. Pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai ataupun Pejabat Kanwil DJBC Sumatera Utara tidak pernah secara langsung ataupun menugaskan/memerintahkan siapapun juga untuk menghubungi/meminta barang atau uang terkait pelayanan kepabeanan dan cukai
  2. Apabila ada oknum yang mengaku atau mengatasnamakan Pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai atau Pejabat Kanwil DJBC Sumatera Utara dengan maksud yang tidak benar atau berpotensi merugikan masyarakat, kami mohon dapat disampaikan kepada aparat yang berwenang
  3. Untuk keterangan lebih lanjut terkait pemberitahuan ini bisa langsung menghubungi laman www.beacukai.go.id/pengaduan atau ke call center Bravo Bea Cukai di nomor 1500225

Demikian pemberitahuan ini disampaikan agar masyarakat terhindar dari berbagai modus penipuan.

Deklarasi Komitmen Bersama Peningkatan Ekspor Daerah

(27/4) Masih dalam rangka Pemulihan Ekonomi Negeri (PEN), Bea Cukai deklarasikan komitmen bersama Balai Karantina Pertanian Kelas II Medan, BKIPM (Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Medan) Medan untuk peningkatan ekspor Sumatera Utara melalui Bandara Internasional Kualanamu yang diadakan di Aula KPPBC TMP B Kualanamu.

Sebagai wilayah yang kaya akan hasil pertanian dan produk perikanan, diharapkan menjadi pilar utama tidak hanya mendukung perekonomian Sumatera Utara tetapi perekonomian nasional. Dengan adanya sinergitas, koordinasi dan saling bahu-membahu , tentunya akan semakin mendorong perekonomian semakin maju.

Acara penandatanganan deklarasi ini dihadiri juga oleh Plt. Kepala Kanwil DJBC Sumatera Utara, Ambang Priyonggo, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumut, Dinas Pertanian Provinsi Sumut, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumut, Kantor Otoritas Bandara Wilayah II Medan, Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Utara, Perwakilan LPEI Sumatera Utara, PT Angkasa Pura II KC Bandara Internasional Kualanamu, PT Pos Indonesia (Persero), PT. Garuda Indonesia, Komunitas Operator Penerbangan (AOC) Bandara Kualanamu, GPEI Sumut (GPEI), dan Asosiasi UMKM Sumatera Utara.

Dilanjutkan dengan Focus Group Discussion, yang membahas mengenai hambatan-hambatan untuk menggiatkan ekspor produk UMKM Sumatera Utara. Acara diakhiri dengan pelepasan ekspor kepiting di Kargo Internasional Kualanamu sebanyak 3000 kg ke negara China.

Workshop Identifikasi Pita Cukai Desain Tahun 2021

Medan (06/04) – Kanwil DJBC Sumatera Utara bersama Konsorsium Perum Peruri mengadakan  Workshop Identifikasi Keaslian Pita Cukai Desain Tahun 2021 bertempat di Gedung Keuangan Negara Medan jl. Diponegoro No.30  Lt2 Aula Toba, deengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Acara tersebut dibuka oleh Ambang Priyonggo, Plt. Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara, hadir pula Sunaryo, Kasubdit Tarif Cukai dan Harga Dasar. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman identifikasi tentang desain pita cukai tahun 2021 dengan mengundang perwakilan dari beberapa kantor pelayanan Bea Cukai di Lingkungan Kanwil Sumatera Utara dan Kanwil Aceh. 

Ambang Priyonggo, Plt. Kepala Kanwil DJBC Sumut dalam pembukaannya mengatakan bahwa penerimaan cukai sekarang ini sangat berperan dalam menjaga ekonomi agar tidak merosot khususnya di masa pandemi.
Identifikasi pita cukai juga dipermudah dengan aplikasi dari Perum Peruri sehingga Bea Cukai bisa semakin baik dalam mengawasi dan meminimalkan peredaran barang kena cukai ilegal.

Dalam workshop ini Tim Konsorsium Perum Peruri juga melakukan sosialisasi tentang alur layanan identifikasi pita cukai. Dari data jumlah hasil identifikasi sampel pita cukai tahun 2020 oleh Perum Peruri, pita cukai palsu yang beredar masih ada sebanyak 22%, pita cukai bekas sebanyak 39% dari total sampel sebanyak 1 juta sampel.

Customs Visits PT Musim Mas KIM II

Menjalankan fungsinya sebagai Trade Facilitator dan Industrial Assistance, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Utara mengadakan Customs Visits Customer (CVC) ke PT Musim Mas KIM II, Jumat (19/03). Dengan tetap menjalankan protokol Kesehatan, acara CVC ini dihadiri langsung oleh Plt. Kepala Kanwil DJBC Sumut, Ambang Priyonggo; Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) Belawan, Tri Utomo; Kepala KPPBC TMP B Medan, Dadan Farid; beserta rombongan yang dilaksanakan di PT Musim Mas KIM II, Kawasan Industri Medan Tahap II, Jl. Oleo Desa Saentis, Kec. Percut Sei Tuan, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara.

CVC merupakan salah satu wujud kepedulian Bea Cukai terhadap perkembangan industri dalam negeri yang sedang berusaha tetap bertahan di masa pandemi ini. Dengan mengenal lebih jauh tentang core business perusahaan serta kendala-kendala yang dihadapi oleh perusahaan, BC Sumut ingin agar PT Musim Mas KIM II dapat terus tumbuh. Sebagai Trade Facilitator dan Industrial Assistance Kanwil BC Sumut berusaha untuk mencarikan solusi terbaik dengan memberikan berbagai fasilitas fiskal yang ada.

Acara CVC ini diawali dengan sambutan Plt. Kakanwil DJBC Sumut, Ambang Priyonggo, dan sambutan Direktur PT Musim Mas KIM II, Lenny; lalu dilanjutkan dengan pemaparan proses bisnis perusahaan. PT Musim Mas KIM II juga mengajak rombongan untuk melihat langsung (Plant tour) bagaimana produk turunan dari minyak kelapa sawit diproduksi. PT Musim Mas KIM II merupakan salah satu Perusahaan Penerima Fasilitas Kawasan Berikat di Sumatera Utara yang bergerak di bidang pengolahan produk turunan dari kelapa sawit.

BC Sumut berharap tidak hanya PT Musim Mas KIM II, tapi seluruh stake holder dapat lebih mengenal Bea Cukai sehingga dapat terjalin hubungan yang konstruktif. Dalam sambutannya, Plt. Kakanwil DJBC Sumut, Ambang Priyongao, mengajak PT Musim Mas KIM II untuk dapat memanfaatkan fasilitas-fasilitas kepabeanan lain yang disediakan pemerintah. “Saya ingin PT Musim Mas KIM II dapat bersaing dengan Multinational Company lain, manfaatkan fasilitas-fasilitas yang disediakan negara, dan yang terpenting tetap jalin trust serta komunikasi yang baik dengan bea cukai,” ujar Ambang.

Sosialisasi Kawasan Berikat (KB) Mandiri dan Penganugerahan KB Terbaik

Medan, 18/02/2021. Bea Cukai Kanwil Sumatera Utara mengajak seluruh Kawasan Berikat di bawah lingkungan Kanwil DJBC Sumatera Utara dalam sosialisasi Kawasan Berikat Mandiri sekaligus penyerahan penghargaan Kawasan Berikat Terbaik Periode 2020.

Acara diadakan secara semi virtual di Aula Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara yang dihadiri oleh Plt. Kepala Kantor Wilayah Sumatera Utara, Ambang Priyonggo, Kepala Kantor Bea Cukai Medan, Dadan Farid, para pejabat adiministrator beserta pejabat Pengawas dan Fungsional juga pemimpin dari 3 Kawasan Terbaik yang akan diberikan penghargaan. Sedangkan narasumber dari Direktorat Fasilitas Kantor Pusat Bea dan Cukai, Kepala Satker dan perwakilan Kawasan Berikat yang lainnya mengikuti acara tersebut secara daring.

Sosialisasi diberikan oleh Bagus Nugroho, Kasubdit Tempat Penimbunan Berikat (TPB) dan Joko Pri Sukmono, Kepala Seksi Kawasan Berikat. Bagus menjelaskan dalam Kawasan Berikat Mandiri pelayanan akan dilakukan secara mandiri oleh perusahaan dan bersifat modern karena setiap kegiatan akan dipantau melalui CCTV dan Analisa IT Inventory. Tidak hanya memberikan kepastian dan kecepatan berusaha serta efisiensi biaya dan kecepatan layanan, tapi juga berimbas pada efisiensi SDM dan anggaran sehingga diharapkan mampu meningkatkan citra positif Bea dan Cukai Indonesia di mata domestik dan dunia.

Penghargaan yang diberikan kepada Kawasan Berikat juga melalui proses seleksi dengan kriteria penilaian kawasan berikat terbaik meliputi, sarana prasarana, IT Inventory, CCTV, kepatuhan penyampaian laporan, track record kepatuhan dan pelanggaran, dan kesehatan perusahaan.

Ambang Priyonggo berterima kasih atas kinerja pengguna jasa yang telah mendukung terlaksananya kegiatan pelayanan dan pengawasan yang optimal. “Saya berharap sosialisasi ini juga bisa menjadikan semangat Kawasan Berikat menuju Kawasan Berikat Mandiri. Pemberian penghargaan juga diharapkan dapat memotivasi dan memberikan dukungan untuk menggenjot kegiatan ekspor yang pada akhirnya dapat memberikan dorongan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional” jelas Ambang.

Page 1 of 34
1 2 3 34